Cuplikan Chapter ini
Jakarta 2004Pagi itu langit kelabu Bau solar dari metromini bercampur asap gorengan di pinggir jalan Rama berjalan pelan di antara deretan kios yang baru buka Orang mengenalnya sebagai Bang Rama pengatur wilayah yang disegani Di matanya kota ini seperti luka yang tidak pernah kering terus berdenyut terus basah oleh darah dan keringat orang kecilIa seharusnya merasa puasAnak kampung dari Bukittinggi yang dulu datang dengan sandal tipis kini bisa memerintah pasar dan terminal U