Cuplikan Chapter ini
Hari kedua orang-orang mulai menutup pintu lebih rapat Ember dipindahkan ke dalam rumah Karung berisi pakaian dan beras diletakkan di tempat yang lebih tinggi Anak-anak diminta tidak bermain keluarHari ketiga desa mulai dipenuhi kecemasan yang terlihat dari wajah semua orangPak Herman duduk di dekat jendela rumahnya sambil memandang ke arah jalan depan Air masih mengalir di parit kecil yang dulu dibuat Bara bersama para pemuda desa Di sampingnya Bu Rina terus mondar-mandir dari dapu