Cuplikan Chapter ini
Di depan warung itu seseorang berdiri dengan punggung sedikit membungkuk dengan rambutnya tersisir rapi Bara sempat menurunkan pandangan hendak langsung masuk tanpa menyapa Namun suara itu lebih dulu memanggil namanyaBaraIa kemudian menghentikan Langkahnya Ia menoleh menatap wajah yang asing tapi familiar beberapa detikLoh Dion suaranya keluar tak yakinOrang itu tersenyum lalu tertawa Astaga Aku kira salah lihat Itu kamu beneranBara mengangguk Kamu banyak berubah ya