Cuplikan Chapter ini
Senja berdiri di depan jendela kamarnya menatap hujan yang begitu deras di luarTangannya memegang ponsel dengan erat Beberapa saat ia hanya menatap halaman rumah di bawah sanaSekarang waktunya gumamnyaJendela kemudian ia dorong hingga terbuka Tubuhnya segera bergerak keluarKakinya turun ke pijakan sempit di sisi dinding lalu melompat ke tanahIa langsung berlari menjauhi rumahLangkahnya cepat melewati gerbang kecil di samping halaman sambil memastikan tak ada yang menyadari kepergi