Cuplikan Chapter ini
Matanya belum sepenuhnya lepas dari benang merah yang saling terhubungNamun pikirannya sudah bergerak ke arah lainSejak kapan kamu menjalankan rencana iniBara tidak langsung menjawab Tangannya yang tadi memegang cangkir berhenti di tengahApaKau seriusAku bertanyaBara menyandarkan punggungnya ke kursiKau kan berada di pihak ayahmuKau salah besarNada suaranya mulai naik tapi ia menahannyaDia ayahkuBukan berarti aku ada di pihaknyaSudahlahIa mengangkat satu tang