Cuplikan Chapter ini
Senja merapikan beberapa perban dan botol obat di dalam kotak plastik Tangannya bergerak otomatis namun pikirannya jauh tertinggal tertahan pada peristiwa beberapa hari terakhir yang belum selesai ia cerna Nek ujar SenjaAku mungkin tidak bisa mengobati nenek untuk sementara waktuNenek itu mengerjap wajahnya mengernyit Tidak bisa suaranya serak Kenapa NakSenja berhenti merapikan lalu menunduk memilih menata botol lain agar tak perlu bertemu tatapan itu Besok mungkin nen