Cuplikan Chapter ini
Bara melangkah lalu Batuk terdengar cukup keras uhuk-uhuk membuat langkah Bara melambatIa menoleh ke arah rumah Pak Ruslan Tapi pintu kayunya tertutup rapat Bara sempat berhenti dan berdiri diam beberapa detik pikirannya beradu antara meneruskan langkah atau berbelok Pak Ruslan Bara mendekat mengetuk pintu dengan ujung jari Ini BaraBatuk itu kembali terdengar membuat dada Bara ikut mengencang Ia mengetuk lebih keras PakAkhirnya ia memutuskan untuk memaksa mendorong daun