Cuplikan Chapter ini
Anton perlahan bangkit sambil mengatur napasnya yang tersengal Kepalanya terasa berdenyut hebat seirama dengan detak jantungnya yang berpacu seakan jiwa yang hampir keluar dari tubuhnya tadi dipaksa kembali masuk ke dalam raga Darah segar mengalir dari pelipisnya yang robek membasahi separuh wajahnya Ia meraba lantai kayu yang bersimbah darah jemarinya yang gemetar mencari-cari keberadaan pistol Glock miliknya yang terlepas akibat pergumulan brutal dengan Bima sebelumnyaSaat hendak be