Cuplikan Chapter ini
3 tahun yang laluHeniMira berteriak dari selasar lantai dua tangannya melambai antusias ke arah seorang gadis yang sedang melintasi lapangan sekolah menuju kantinAyo turuuun Kak Miraaa sahut Heni sembari membalas lambaian ituHeni tampak jauh lebih muda dengan perawakan yang lebih mungil dibanding kakaknya Rambut lurus sebahunya terlihat halus dan terawat dengan poni rata yang menyentuh alis membingkai wajahnya yang kalem Kulitnya putih bersih memancarkan kesan lembut Matanya ya