Cuplikan Chapter ini
KlekTon tungguin jangan cepet-cepeet ujar Dita yang berjalan di belakang Toni sambil mencengkeram ujung kaos Toni erat-erat seolah takut tertinggal satu inci punEh jangan kuat-kuat nariknya entar robek itu bajunya Diit keluh Toni Ia menoleh ke belakang sekilas memastikan kekasihnya itu tidak tersandung dalam kegelapan Di lorong lantai dua yang suram Mira dan Rian sudah berdiri di depan pintu kamar masing-masing dengan wajah bingungListriknya mati ini tanya Toni kepada mereka