Cuplikan Chapter ini
Pukul 1040Pintu depan Vila terbuka cepat dengan dentuman keras yang menggetarkan kusen pintu Suara angin yang menerobos masuk terdengar bersamaan dengan langkah kaki tergesa yang menyentak lantai kayu Seorang pria paruh baya dengan rambut sedikit memutih berkacamata serta mengenakan setelan kemeja hitam dengan celana panjang berbahan kain yang sudah tampak basah oleh keringat berdiri di ambang pintu dengan napas memburu Kedua tangannya tampak kepayahan menyeret sebuah koper berukuran