Cuplikan Chapter ini
Dita Ditaaa bangunnn Dit kamu kenapa Kamu kok sendirian Erika mencoba menggoyang-goyangkan tubuh Dita dengan kedua tangannya Ia menunduk dalam memperhatikan wajah Dita yang pucat pasi lalu menempelkan punggung tangannya ke dahi temannya itu untuk memastikan suhu tubuhnya Dita tampak begitu lemah terkulai tak berdaya dan tak bergerak sedikit pun di atas tanah yang dinginKita anter ke rumah sakit aja yuk Anton yang turut berlutut di samping Erika menyarankan Ia mengusap wajahnya