Cuplikan Chapter ini
Pukul 2205Hari kedua di perjalanan dari Vila menuju jalan rayaErika tampak berjalan cepat di tengah derasnya hujan malam itu Bahunya naik turun mengikuti ritme langkahnya yang terburu-buru mencoba menembus tirai air yang mengguyur tanpa ampun Sunyi dan gelapnya jalan yang ia lalui seakan tak ia pedulikan yang ada di pikirannya hanyalah keinginan untuk menjauh Semua rasa takut itu rasanya kalah dengan amarah dan kesedihan yang ia rasakan sejak di Vila tadi Ponsel yang ia jadikan sen