Cuplikan Chapter ini
Dada Maya bergemuruh Kepala pening Sorot mata penuh harap dari Raka Pak Bimo dan Ardi terasa membakar tapi cengkeraman ketakutan dari Arya di benaknya jauh lebih kuat Itu bukan hanya ancaman kehancuran bagi dirinya melainkan juga bagi merekaBagaimana bagaimana aku bisa buat keputusan Kalian tidak mengerti Maya berbisik suaranya parau melangkah mundur sedikit bibirnya gemetar Matanya tak sanggup lagi menatap Dimas yang penuh desakan Bayangan hidup tanpa dia Dimas itu seper