Cuplikan Chapter ini
Aku datang ke rumah ini Maya karena aku sayang sama kamuMaya terhenyak Otaknya terasa kosong Kalimat itu meluncur begitu saja dari bibir Dimas menggantung di udara yang seketika terasa pekat dan berat Seluruh syarafnya membeku Sayang Bukan peduli bukan teman apalagi tetangga Sayang Kata yang sudah lama sekali tidak berani ia sentuh apalagi dari seorang pria Matanya yang sembab kini membelalak menatap Dimas yang kini tak lagi menyeringai melainkan memancarkan ketulusa