Cuplikan Chapter ini
Waktu sore hari kini sudah mulai bergerak menuju gelap menembus keheningan malam Marco dan Bram beserta beberapa orang anak buah kepercayaannya langsung bergerak meluncur membelah jalanan kota dengan kecepatan penuh Tujuan mereka adalah sebuah kawasan hanggar galangan kapal tua terbengkalai yang terletak di pesisir pelabuhan mati kota utara Lokasi terisolasi berpagar seng karatan itu sengaja dipilih untuk melakukan pertemuan penting dengan sang mantan komandan militerNamun tersimpan keli