Cuplikan Chapter ini
Waktu terus berjalan menembus keheningan larut malam Tepat pada pukul sebelas malam bunyi bel tamu di depan kamar hotel terdengar ditekan sebanyak dua kali dari arah luar Raga yang baru sempat terlelap beberapa jam untuk mengistirahatkan tubuh serta pikirannya terpaksa harus bangun dari atas kasur Ia bergerak menuju lemari pakaian mengenakan kaosnya kembali lalu melangkah lebar mendekati pintu depanJemarinya bergerak menekan tuas kunci pintu lalu menariknya hingga terbuka lebar Di