Cuplikan Chapter ini
Di dalam ruangan kerja Natalia hanya diterangi oleh cahaya biru redup dari empat layar monitor besar Di setiap layar sudut kamera yang berbeda merekam ulang adegan di lorong kaca Natalia berdiri di depan meja kerjanya matanya menyipit menatap Raga yang sedang menghantam wajah peserta kedelapan hingga berdarahMengerikan ternyata anak ini sepertinya sudah menyiapkan momen untuk membalas rasa lukanya dua belas tahun yang lalu Tuan Reynald pasti akan sangat senang jika melihat rekaman pe