Cuplikan Chapter ini
Kilas Balik 6 Masa Ketika Arkan Acuh Tak Acuh pada Penderitaan Orang Lain---Matahari sore di pusat kota metropolitan memancarkan bias cahaya keemasan yang memantul menyilaukan pada dinding-dinding kaca gedung pencakar langit berlantai puluhan Pukul 1630 WIB hiruk-pikuk lalu lintas di jalan raya utama terasa begitu padat dan menyesakkan dada Klakson kendaraan saling sahut-menyahut berpadu dengan deru mesin mobil mewah dan langkah kaki para pejalan kaki berjas rapi yang bergegas mengejar