Cuplikan Chapter ini
Langkah berani pertama Arkan mendatangi klien lama yang kabur dan meminta maafMatahari baru saja merayap naik di atas ufuk timur kota kabupaten memancarkan bias cahaya keemasan yang menembus kaca-kaca jendela ruko berlantai dua yang berjajar rapi di kawasan niaga lama Pukul delapan lewat sepuluh menit pagi suasana jalanan di depan sebuah bengkel mesin bubut dan perbaikan alat pertanian milik keluarga Hardiman tampak cukup lengang Udara pagi masih menyisakan kelembapan sisa embun malam