Cuplikan Chapter ini
Momen romantis tipisdukungan emosional antara Arkan dan Niskala di bawah gerimis Gerimis malam baru saja mulai turun menyelimuti kawasan pedesaan Rimbai mengubah jalan setapak tanah liat menjadi licin dan memantulkan pendar temaram lampu minyak dari beranda-beranda rumah panggung kayu Pukul delapan lewat dua puluh menit malam suasana di sekitar pekarangan belakang rumah Arkan terasa begitu sunyi dan basah diwarnai oleh suara tetesan air hujan yang jatuh menimpa daun-daun lebar pohon ram