Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Dia tidak bisa berbicara, tapi suaranya mengguncang dunia.
Kisah perjuangan Sheila, gadis istimewa yang bersiul demi nyawa ibunya. Bersama Andi, mereka mengamen dari pasar hingga stasiun. Saat impian hampir tergenggam, takdir memisahkan mereka.
Namun cinta tak pernah mati, ia berubah menjadi sebuah rumah bagi harapan: RUMAH MELODI.
Premis
Sheila, gadis dengan keterbatasan fisik dan komunikasi, berjuang mengumpulkan biaya pengobatan kanker ibunya melalui keajaiban siulan. Namun, ironi terbesar terjadi saat uang yang mereka kejar mati-matian akhirnya terkumpul... takdir justru mengambil nyawa sang ibu tepat sebelum sempat diselamatkan.
Pengenalan Tokoh
Sheila merawat Ibunda Wulan yang sakit keras di rumah tua peninggalan ayahnya. Karena keterbatasan biaya, ia bersama Andi, sahabat setianya, turun ke jalan mengamen.
Sheila yang memiliki keterbatasan bicara, mengekspresikan dirinya lewat siulan jernih yang memukau hati. Keunikan ini terekam kamera dan diunggah oleh Reza, membuat nama mereka mendadak viral. Donasi pun mengalir deras.
Namun di balik popularitas itu, tekanan dunia luar mulai terasa bagi Sheila yang polos. Saat seluruh biaya pengobatan akhirnya terkumpul, mereka berlari pulang dengan penuh sukacita.
Namun, yang menyambut mereka hanyalah kesunyian memilukan. Ibu Wulan telah tiada, tepat sebelum sempat diselamatkan oleh uang hasil keringat itu.
Di tengah duka yang mendalam, Sheila tidak menyerah. Uang itu ia gunakan untuk mendirikan "Rumah Melodi", sebuah tempat perlindungan dan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus, agar kisah perjuangannya menjadi abadi dan menjadi cahaya bagi banyak orang.