Cuplikan Chapter ini
Maksudmu Pulpen di tangan Bu Dewi kembali terhenti Matanya perlahan menyipit menatap Lala dengan ketajaman yang biasa ia gunakan untuk memeriksa selisih angka dua puluh ribu di laporan keuangan Ada getaran aneh yang mendadak menyengat ego Bu Dewi sebagai orang yang merasa paling paham tentang Panji di sekolah iniLala langsung menggigit lidahnya sendiri Sesaat setelah kata-kata itu lolos dari bibirnya ia segera menyesali ucapannya yang terlalu impulsif Sifat keras kepalanya baru saja m