Cuplikan Chapter ini
Tahun 2005 di sebuah malam basah dan dingin di Desa Simaruna pinggiran kota Sakalima Udara begitu sunyi hanya suara serangga malam yang terdengar samar Di antara rerimbunan semak dan bayang-bayang pohon tua Tania Winarsih menggigil Tubuhnya yang kurus terbalut pakaian lusuh yang mulai robek di beberapa bagian Nafasnya terengah kakinya berlari di atas jalan becek yang baru saja diguyur hujanLiontin oval berbingkai emas pudar tergantung di lehernya berayun setiap kali ia menoleh S