Cuplikan Chapter ini
Juni 1995 Dua Tahun Sebelum Tragedi Berdarah Keluarga SaigunnaDi sebuah kafe kecil di pinggiran kota dua sosok duduk berhadapan dalam meja sudut paling sepi Satu adalah wanita muda yang mulai dikenal dengan nama Maharani Saigunna satunya lagi lelaki muda dengan sorot mata tajam dan senyum tidak pernah benar-benar jujur Doni MahendraMaharani menyesap kopinya perlahan lalu meletakkannya Tatapannya tajam namun tenangAku ingin berjaga-jaga kalau saja kelak ibu angkatku berpali