Cuplikan Chapter ini
Langit Langkarsa malam itu tidak hanya gelap tetapi juga beringsut kelam seolah-olah turut berkabung sebelum waktunya Rumah utama keluarga Saigunna yang selama ini berdiri megah bagai istana tiba-tiba berubah menjadi medan perang tidak kasat matakudeta mendadak oleh kekuatan liar yang selama ini mengintai dalam bayang-bayangTanpa aba-aba sekitar pukul sebelas malam suara letusan senjata api terdengar membelah keheningan Kaca-kaca jendela pecah dihantam peluru Tembok marmer berlumur