Cuplikan Chapter ini
Siang hari di salah satu sudut taman Universitas Langkarsa Angin bertiup lembut mengibaskan helaian rambut Rani Ia duduk sendiri di bawah pohon kamboja jemarinya memutar-mutar pena tanpa sadar Di pangkuannya tergeletak buku catatan kecil penuh coretan rencana dan refleksi atas tindakan-tindakan masa laluSinar matahari menembus sela-sela daun membentuk pola bayangan yang jatuh di halaman bukunya Setiap keputusan setiap pergerakan tampaknya tidak pernah sia-sia Ada irama yang sela