Cuplikan Chapter ini
Kapten Satria langsung mendekat ke samping ranjang bocah itu Tangan kekarnya yang gemetar perlahan mengangkat dan menyangga kepala Zikri dengan sangat lembut Wajah Satria dipenuhi rasa bersalah dan kesedihan yang mendalam melihat kondisi anak ituZikritenang Omdi sini katanya lembut Kapten Satria tahu dia harus bergegas membawa Zikri ke rumah sakit Dia melirik diri sendiri yang penuh luka bekas lubang jarum ekstraktor yang terus mengeluarkan darah ke sekujur badan Sang pahla