Cuplikan Chapter ini
Setio melangkah keluar dari lift rumah sakit Tangannya membawa sekotak martabak dan komik pahlawan super Dia membayangkan Zikri akan tersenyum riang melihat kedatangannya dan bercerita tentang pengalaman terbang semalam Di lorong lantai tujuh dia berpapasan dengan seorang perawat berjalan dengan tergesa-gesa dari Kamar 706 dengan muka pucat pasi Saat masuk ke dalam kamar dia melihat ibu Zikri yang menangis histeris di samping ranjang yang kosong sedangkan seorang satpam berusaha menena