Cuplikan Chapter ini
Tidak ada hari istimewa yang menandai keputusan merekaPagi itu datang seperti pagi-pagi sebelumnyacahaya tipis di jendela suara kota yang baru belajar bangun dan napas yang akhirnya terasa ringanPerempuan itu menutup laptopnya lebih awal Bukan karena pekerjaannya selesai melainkan karena pikirannya sudah rapi Ia berdiri di dekat jendela memandangi pantulan dirinya sendirisama seperti kemarin namun entah bagaimana terasa lebih utuhDi belakangnya pria itu meraih jaket Gerakannya t