Cuplikan Chapter ini
Malam di laut tidak menuntut percakapanIa hanya hadirgelap luas dan jujurPerempuan itu duduk di dek atas jaket tipis menahan angin malam Lampu-lampu kapal diredupkan menyisakan cahaya kecil yang cukup untuk melihat tapi tidak cukup terang untuk mengusir pikiran Ia menyadari sesuatu yang mengganggu sekaligus menenangkan ia mulai menungguBukan menunggu pesanBukan menunggu janjiHanya menunggu kehadiranDan seperti beberapa malam sebelumnya pria itu muncul tanpa suara Duduk tidak