Cuplikan Chapter ini
Hari-hari di kapal bergerak dengan ritme yang tidak pernah mereka bicarakan tapi selalu mereka ikuti Pagi dimulai dengan jarak yang sopan siang dengan keheningan yang nyaman dan sore dengan keberadaan yang saling disadariMereka tidak pernah berjanji untuk bertemu namun hampir selalu berpapasan Di tangga kecil menuju dek di ruang makan yang tenang atau di sisi kapal saat matahari mulai turun Seolah kapal itu sendiri memahami arah langkah merekaIni hari ketiga kata pria itu suatu