Cuplikan Chapter ini
Sena tidak langsung membuka kotak itu Ia membuat kopi terlebih dahulu Entah karena haus Entah karena gugup Entah karena merasa benda-benda penting seharusnya tidak dibuka dengan tergesa-gesaHujan masih turun di luar Kopitaloka hampir kosong Dan untuk pertama kalinya setelah berbulan-bulan kesunyian di ruangan itu terasa berbeda Bukan kesunyian yang menyedihkan Melainkan kesunyian yang sedang menunggu sesuatuSetelah cangkir kopinya tinggal setengah Sena akhirnya menarik kursi Kota