Cuplikan Chapter ini
Hari pertama Kopitaloka dibuka tidak berlangsung seperti yang dibayangkan Sena Dalam khayalannya setidaknya akan ada beberapa pelanggan yang datang karena penasaran Mungkin lima Mungkin sepuluh Mungkin seseorang yang tersesat lalu memutuskan mampir Kenyataannya jauh lebih sederhanaDari pukul delapan pagi hingga menjelang siang tidak ada satu pun pelangganTidak satu pun Bahkan lalat tampaknya belum mengetahui keberadaan kedai ituSena duduk di balik meja kasir sambil berpura-pura mem