Cuplikan Chapter ini
Pagi datang lebih lambat di Kopitaloka Atau setidaknya begitulah yang dirasakan Sena Mungkin karena usianya sudah tidak lagi sama Mungkin karena tagihan listrik dan laporan penjualan punya cara aneh membuat malam terasa lebih pendek Atau mungkin karena beberapa bulan terakhir hidup memang terasa lebih beratApa pun alasannya ketika Sena membuka rolling door pagi itu langit masih berwarna abu-abu Gerimis turun tipis Persis seperti banyak pagi lain yang sulit dibedakan satu sama lain N