Cuplikan Chapter ini
Dua tahun berlalu bagai angin yang berlalu begitu saja namun bagiku setiap hari terasa seperti perjuangan yang tak ada habisnya Aku memilih untuk tidak pulang ke kampung halaman bukan karena tak lagi menyayangi Dika melainkan karena aku sadar jarak adalah satu-satunya cara untuk menjaga kewarasanku dan memastikan kebutuhan adikku tetap terpenuhi Aku tahu betul posisiku Jika aku pulang aku tahu apa yang menantinya tuntutan caci maki dan rasa tidak dihargai jika tidak membawa uang