Cuplikan Chapter ini
Keesokan harinya aku masuk ke kamar adikku Dika mataku aku langsung terbelalak melihat kondisi perlengkapan sekolah adikku itu Baju seragamnya sudah pudar dan sobek di beberapa bagian sepatunya sudah tipis dan solnya hampir lepas tasnya adalah tas butut yang jelas-jelas barang bekas serta buku tulis yang kertasnya sudah banut yang robek dan pensil yang pendek sekaliAku mengernyitkan dahi dadaku sesak apa mereka menghancurkan harapan dan kepercayaanku lagi Bukankah selama ini aku se