Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
"Oh... jadi begitu," ucapku pelan, penuh kepahitan.
Tanpa menunggu jawaban lagi, aku berbalik badan dan kembali ke kamar Dika. Aku duduk di tepi kasur tipis itu, menatap kosong ke dinding. Pikiranku kacau. Rasa sakit, marah, dan sedih bercampur menjadi satu. Bagaimana bisa ada manusia sekejam itu?
Dika yang melihat aku duduk diam termenung dengan wajah pucat, perlahan mendekat. Anak kecil itu bisa merasakan ada beban berat yang sedang dipikul oleh kakaknya. Tanpa berkata apa-apa, Dika memelukku erat-erat, menyandarkan kepala kecilnya di dadaku.