Cuplikan Chapter ini
muka dan badannya langsing alot Sepanjang dia ingat Angku ini selalu tersenyum kepadanya Angku Muaro kerap mengajak Malik ke mana pun dia pergi quotKa pai ang jo denquot katanya kepada Malik Kamu mau ikut Ini ajakan yang ditunggu-tunggunya Tanpa menunggu lagi dia mengangguk dengan senang hatiDia mengekor Angku berjalan dari rumahnya menuju sebuah muara sungai di tepi danau Tidak jauh dari rumahnya mengalir sebuah sungai yang bening dengan hulu di puncak bukit y