Cuplikan Chapter ini
Mendengar desah nafas serta suara-suara nikmat di dalam kamarnya membuat langkah kaki Adhis terhenti Kamu yang terbaik Sayang jangan pergi lagi aku tak bisa hidup tanpamu Suara parau Raka terdengar jelas ditelinga AdhisBaginya yang sudah mengenal Raka lebih dari sepuluh tahun tentu suara Raka sudah sangat Adhis kenali Ketika bahagia ketika sedih atau ketika menginginkan sesuatu termasuk saat ini suara parau tersebut biasa berbisik mesra di telinganya usai pelepasanWalau kemba