Cuplikan Chapter ini
Resya membuka kamar rawat dimana seseorang tengah mengulum senyum menyambut kedatangannya Tangan gadis itu melambai menyapa si tuan bangkarAda apa denganmu tanya Revan sedikit tertawa karena Resya yang baru datang langsung memeluk lehernya sambil berdiriRevan semua memang terasa berat Kamu menjadi seperti ini Baik Reinal juga Dhika Kalian sama-sama menerima kesakitan Aku tidak pernah mengira akan terlibat dalam keadaan konyol seperti sebelumnya Tapi orang-orang seperti kal