Cuplikan Chapter ini
Reinal merebahkan tubuhnya di bangku panjang ruang BEM Mata tajamnya meredup dan perlahan menutup Kepalanya kembali terisi memori-memori yang sudah lama ia biarkan tersimpan Daya ingatnya menghubungkan bagian kejadian lama dengan yang baru saja dialaminyaKamu ingin bertarung denganku Suara Resya terngiang kembaliIngin bertarung denganku juga Suara gadis yang pernah ditemuinya dulu juga kembali di ingatan ReinalReinal berusaha menampik kenyataan ini Mana mungkin Resya adalah