Cuplikan Chapter ini
Sementara itu Maya nampaknya sudah lebih baik Ia tengah duduk di ranjang rumah sakit dengan tatapan yang masih kosong Rendra pun lalu masuk ke ruangan ia menatap istrinya seraya menghela nafas lalu duduk di samping MayaMay Semalam kenapa kamu pingsan tanya RendraNamun Maya masih diam wajahnya muram matanya sembab bibirnya terkatup Maya duduk diam dengan bahu yang merosot tubuhnya seolah kehilangan dayanya serta tatapannya yang kini kehilangan cahayaMay jawab May Kamu jan