Cuplikan Chapter ini
Pemuda itu laki-laki muda yang tampan tengah melangkah keluar dari kafe Pandannya nampak tenang dan teduh meski sinar matahari seolah langsung menyorotnya Sesekali matanya menyimpit karena cahaya namun senyum tipis di ujung bibirnya membuatnya terlihat semakin menawan Dengan gerakan santai namun penuh percaya diri ia berjalan menuju mobilnya yang terparkir di area kafe Tangan kirinya memegang kunci sementara tangan kanannya membuka pintu Tanpa ragu ia langsung masuk ke dalam mobilnya