Cuplikan Chapter ini
Rendra masuk ke dalam ruangannya Ruangan yang begitu nampak tenang meja kerja yang sudah tertata rapi dengan tumpukan berkas serta laptop yang siap dinyalakan Ia duduk di kursi besarnya menarik napas sejenak dan merapikan duduknya Rendra lalu mulai membuka laptop untuk di nyalakan tatapannya mulai serius pada layar di depannya Namun pandangannya tiba-tiba seolah teralihkan Ia membuka laci mejanya lalu melihat sejenak sebuah bingkai foto keluarga Sudut bibirnya nampak sedikit terangk