Cuplikan Chapter ini
Sisa-sisa raungan mesin mobil sedan milik Bagas telah sepenuhnya lenyap ditelan lembah Yang tersisa di teras rumah sewa itu hanyalah desir lembut angin sore yang bertiup dari permukaan danau membawa harum aroma tanah basah dan daun pinus Dalam keheningan yang kembali memeluk bukit Sonia masih membenamkan wajahnya di dada bidang Andrew Isak napasnya yang perlahan teratur beradu dengan detak jantung Andrew yang konstan dan menenangkanAndrew tidak terburu-buru melepaskan pelukannya Kedua