Cuplikan Chapter ini
Dua hari setelah perbaikan pintu samping ritme hidup Sonia di Lembah Danau mulai terbentuk Pagi harinya diisi dengan menyeduh teh hangat membilas wajah dengan air sumur yang dingin menembus tulang lalu duduk di depan layar laptop untuk menyelesaikan draf revisi maskot perusahaan kopi lokal yang tenggat waktunya tinggal menghitung hariNamun kendala baru muncul dari meja kayu panjang di depan jendela utama tempat kerja impiannya Meja itu memang menyajikan pemandangan danau yang menakjubk