Cuplikan Chapter ini
Aku memegang gagang pintuAmang Julak langsung berkataPanjiAku menolehIyaJanganAku menghela napasAmangHmSelama saya di sini setiap kali saya bertanya sesuatu jawabannya selalu janganMas Tri menganggukBenar jugaAku menatapnyaMas jangan ikut-ikutanAku cuma mendukung demokrasiAku kembali memegang gagang pintuAcil Ratna berdiri agak jauhWajahnya seriusPanjiIya CilKalau kau membuka pintu ituDia berhentiAku menunggujangan mengambil apa punAku mengerutkan dahiKenapa