Cuplikan Chapter ini
Mobil melaju membelah kemacetan Jakarta yang mulai dihiasi lampu-lampu kota Di dalam kabin yang sejuk dan beraroma maskulin itu Aruna menyandarkan kepalanya memperhatikan profil samping wajah Andhika yang tampak fokus pada jalanan Rasa penasaran yang sedari tadi dipendam akhirnya meluap jugaAndhika panggil Aruna pelan Kamu nggak punya pacar yaAndhika melirik sekilas melalui spion tengah alisnya terangkat sebelah Kenapa tiba-tiba tanya begituYa habisnya kenapa kamu selalu mengha