Cuplikan Chapter ini
Sementara itu di luar ruangan Aruna berjalan menuju meja kerjanya dengan jantung yang berdegup kencang Ia merasa puas karena berhasil membuat Andhika goyah namun ada rasa perih kecil di sudut hatinya yang ia abaikan Baginya menyelamatkan finansial dan menjaga harga diri jauh lebih penting daripada mengungkit cinta monyet yang sudah ia anggap matiMalam itu di bawah temaram lampu apartemennya yang kini terasa lebih hangat Aruna duduk bersandar dengan laptop di pangkuan Ia baru saja me